Kenali Modus Penipuan yang Bisa Bikin Saldo GoPay Jadi Hilang

  • Whatsapp

Aktivitas internet yang tinggi bikin banyak kasus kejahatan cyber mencuat. Penipuan, pemerasan, hingga hacking mengalami peningkatan selama pandemi ini. Pengguna harus lebih teliti supaya gak ikut kena imbas kasus social engineering. Belakangan ditemui berbagai modus penipuan mengatasnamakan GoPay yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Seperti apa modus-modus penipuan yang kerap kali mengatasnamakan GoPay tersebut?

Read More

Penipuan Menggunakan Akun Media Sosial Palsu

● Modus penipuan yang sering dijumpai saat pengguna mengajukan komplain lewat media sosial GoPay

● Akun penipu menyamar jadi pihak resmi dan memiliki username yang mirip. Contohnya seperti: @gopay.Indonesia, @gopay.indonesia, dan sebagainya

● Saat pengguna menuliskan “Cek DM” pada kolom comment, akun penipu beraksi dengan menyamar sebagai GoPay Indonesia atau mengaku sebagai CS dari GoPay.

● Penipu ikut membalas comment serta mengirim direct message ke korban untuk meminta nomor HP

● Setelahnya, penipu akan meminta data pribadi seperti kode OTP, keterangan detail pada e-KTP, dan perbankan.

Bagaimana Cara antisipasi hal ini?

Memang cukup sulit membedakan akun palsu dari segi nama pengguna jika kamu tidak jeli dalam bersosial media. Salah satu cara mengantisipasi masalah ini adalah memeriksa tanda verified pada akun media sosial yang mengaku sebagai GoPay tersebut. Akun GoPay yang asli selalu memiliki tanda centang biru (verified). Kemudian, saat kamu mengalami kendala, laporkan melalui halaman bantuan GoPay di aplikasi, jangan di medsos.

Jangan Bagikan Kode OTP/PIN

● Mendapat telepon dari pihak tidak dikenal yang mengaku dari GoPay.

● Penipu memberikan informasi kepada pengguna dengan seolah-olah memberikan berupa undian dengan jumlah besar

● Penipu menyampaikan akan mengirimkan kode dari GoPay untuk memverifikasi/mengkonfirmasi jawaban pemenang. Di waktu yang sama, penipu mengakses akun GoPay dari HP lain sehingga muncul SMS yang berisi kode OTP GoPay di HP korban dan bertingkah seolah mereka yang mengirimkan kode tersebut

● Setelah kode OTP didapat, penipu berhasil masuk dan bisa menggunakan akun GoPay secara leluasa.

Sudah berkali-kali GoPay menghimbau para pengguna supaya tidak membagikan kode OTP atau PIN ke siapapun. Karena pihak GoPay sendiri tidak akan pernah menanyakan ataupun meminta kode OTP para penggunanya.

Seller Palsu

● Penipu menyasar pengguna yang suka belanja online

● Wujud barang yang ditawarkan penjual lewat akun sosial media bisa berbagai macam. Paling banyak berupa item game (top up diamond, akun game, turnamen e-sport), hingga barang-barang yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari mulai dari tanaman sampai hewan peliharaan

● Menerima pembayaran melalui transfer GoPay (tidak resmi)

● Setelah transaksi selesai, penjual susah dihubungi atau menghilang seperti melakukan block kontak korban serta tidak mengirimkan barang yang dijual.

Supaya kamu nggak tertipu oleh seller palsu saat belanja online, cek dulu reputasi seller sebelum bertransaksi. Lihat apakah seller tersebut sering berganti username, dan lihat juga bagaimana testimoni orang-orang yang sudah pernah belanja pada seller tersebut.

Dengan tahu jenis modus penipuan yang sering terjadi, harapannya kamu bisa lebih hati-hati saat bertransaksi menggunakan GoPay. Jangan lupa juga melakukan tindakan pencegahan dengan mengaktifkan fitur fingerprint dan face ID pada akun GoPay kamu. Akun aman, transaksi tenang!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *